Tentang Blog Ini

Blog ini berisi Materi Kuliahku.
Rangkuman-rangkuman saat akan Ujian dan tugas-tugas yang dikumpul dalam bentuk print out, daripada hilang dan gak ada bekas makanya ku posting di Blog ini.
Tampilkan postingan dengan label Manajemen Strategik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manajemen Strategik. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 April 2009

Strategi Menuju Keunggulan Kompetitif

Berikut ini adalah Peranan Manajemen yang harus diperankan para Manajer :
1.Peran Interpersonal
Yaitu hubungan antara manajer dengan orang yang ada di sekelilingnya, meliputi ;
- Figurehead / Pemimpin Simbol : Sebagai simbol dalam acara-acara perusahaan.
- Leader / Pemimpin : Menjadi pemimpin yag memberi motivasi para karyawan / bawahan serta mengatasi permasalahan yang muncul.
- Liaison / Penghubung : Menjadi penghubung dengan pihak internal maupun eksternal.
2.Peran Informasi
Adalah peran dalam mengatur informasi yang dimiliki baik yang berasal dari dalam maupun luar organisasi, meliputi ;
- Monitor / Pemantau : Mengawasi, memantau, mengikuti, mengumpulkan dan merekam kejadian atau peristiwa yang terjadi baik didapat secara langsung maupun tidak langsung.
- Disseminator / Penyebar : Menyebar informasi yang didapat kepada para orang-orang dalam organisasi.
- Spokeperson / Juru Bicara : Mewakili unit yang dipimpinnya kepada pihak luar.
3.Peran Pengambil Keputusan
Adalah peran dalam membuat keputusan baik yang ditentukan sendiri maupun yang dihasilkan bersama pihak lain, meliputi ;
- Entrepreneur / Kewirausahaan : Membuat ide dan kreasi yang kreatif dan inovatif untuk meningkatkan kinerja unit kerja.
- Disturbance Handler / Penyelesai Permasalahan : Mencari jalan keluar dan solusi terbaik dari setiap persoalan yang timbul.
- Resource Allicator / Pengalokasi Sumber Daya : Menentukan siapa yang menerima sumber daya serta besar sumber dayanya.
- Negotiator / Negosiator : Melakukan negosiasi dengan pihak dalam dan luar untuk kepentingan unit kerja atau perusahaan.

Fungsi Manajemen Menuerut Henry Fayol1 :
1. Planning.Manager merencanakan (plan) apa yang akan mereka lakukan.
2. Organizing.Kemudian, mengorganisasikan (organize) untuk mencapai rencana tersebut.
3. Staffing.Selanjutnya, mereka menyusun staf (staff) organisasi merekadengan sumber daya yang diperlukan.
4. Directing.Dengan sumber daya yang ada mereka mengarahkan (direct) untuk melaksanakan rencana.
5. Controlling.Akhirnya mereka mengendalikan (control) sumber daya, menjaganya agar tetap beroperasi secara optimal.
Peran Keputusan (Decisional)– By : http://artincomputer.blogspot.com/
• EntreprenuerMembuat perbaikan2 yg cukup permanen pada unit–
• Disturbance handlerBereaksi pada kejadian2 tidak terduga–
• Resource AllocatorMengendalikan pengeluaran unitnya–
• NegotiatorMengengahi perselisihan baik di dalam unitnya maupun antar unit dan lingkungannya
Konsep DasarPeranan Sistem Informasi Bagi ManajemenManajemen membutuhkan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan yang kan dilaksanakannya.Sumber informasi untuk pengambilan keputusanmanajemen bisa didapatkan dari informasi eksternal daninformasi internal, dimana informasi internal dapatdiperoleh dari sistem informasi berupa informasi yangdihasilkan dari operasi PDE (Pengolahan DataElektronik), maupun dari Non-PDE.
Manajemen strategi orientasi pasar adalah sistem yang dirancang untuk membantu manajemen dengan cepat dalam membuat, menentukan strategi, melalui usaha menciptakan visi strategi. Keputusan suatu strategi yang dirumuskan akan menunjukkan daya kekuatannya, perubahan atau proses dari terbentuknya strategi.

Strategi Menuju Keunggulan Kompetitif
• Strategi biaya, yakni menjadikan produsen dengan biaya yang rendah, memberikan harga yang lebih murah terhadap pelanggan, menurunkan biaya dari pemasok, atau meningkatkan biaya pesaing untuk tetap bertahan di industri
• Strategi diferensiasi, yakni mengembangkan cara-cara untuk membedakan produk/jasa yang dihasilkan perusahaan terhadap pesaing sehingga pelanggan menggunakan produk/jasa karena adanya manfaat atau fitur yang unik
• Strategi inovasi, yakni memperkenalkan produk/jasa yang unik, atau membuat perubahan yang radikal dalam proses bisnis yang menyebabkan perubahan-perubahan yang mendasar dalam pengelolaan bisnis.
• Strategi pertumbuhan, yakni dengan mengembangkan kapasitas produksi secara signifikan, melakukan ekspansi ke dalam pemasaran global, melakukan diversifikasi produk/jasa baru, atau mengintegrasikan ke dalam produk/jasa yang terkait.
• Strategi aliansi, yakni membentuk hubungan dan aliansi bisnis yang baru dengan pelanggan, pemasok, pesaing, konsultan dan lain
Sebuah strategi bisnis mengandung spesifikasi dari sebuah faktor yang menentukan dari:
1. Produk yang dipasarkan sebagai alat bersaing dalam suatu bisnis.
2. Tingkat investasi yang terjadi
3. Strategi fungsional area yang dibutuhkan dalam persaingan.
4. Strategi dalam hal aset atau skil yang mendasari perolehan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan (Sustainable Competitive Advantage [SCA]).
5. Alokasi sumber daya ke dalam seluruh unit bisnis.
6. Pengembangan efektivitas sinergi dalam bisnis sebagai upaya penciptaan nilai yang mendukung kemampuan bersaing

Berbagai manfaat dan keuntungan penerapan manajemen strategi orientasi pasar adalah :
1.Mempercepat pertimbangan dalam pemilihan strategi.
2.Pertimbangan kemampuan jangka panjang.
3.Meningkatkan keakuratan dalam keputusan alokasi dana.
4.Melengkapi metode untuk membantu menganalisa strategi dan membuat keputusan.
5.Melengkapi manajemen strategi dan sistem kontrolnya.
6.Memperbaiki komunikasi dan koordinasi baik secara verti-kal maupun horizontal.
7.Membantu mengatasi perubahan.
Sedangkan beberapa bisnis yang mempunyai kepentingan menggunakan pendekatan manajemen strategi orientasi pasar diantaranya adalah
•Membutuhkan strategi yang multi fungsional.
•Membutuhkan pengembangan sinergi antar pasar.
•Membutuhkan koordinasi strategi dari bermacam merk.
•Melibatkan keberadaan pasar yang kompleks dan banyaknya elemen marketing mix.

Tiga Jurus Strategi Bisnis By : http://rebaneka.blogspot.com/
1.Product leadership (keunggulan produk) :Perusahaan pada kategori ini selalu berupaya menciptakan produk-produk dengan kualitas premium, dan selalu one step ahead dibanding produk kompetitor.
2.Operational excellence (keunggulan operasional). Bagi perusahaan dalam kategori ini, yang paling utama adalah membangun proses bisnis yang super efisien.
3.Customer intimacy (keintiman dengan pelanggan). Bagi perusahaan dalam kategori ini, yang paling utama adalah membangun hubungan yang intim dengan para pelanggannya; dengan harapan akan tercipta relasi yang langgeng.

Istilah Kunci Dalam Manajemen Strategis

Istilah kunci dalam manajemen strategis
o Perumusan strategi adalah pengembangan rencana jangka panjang untuk manajemen efektif dari kesempatan dan ancaman lingkungan, dilihat dari kekuatan dan kelemahan perusahaan.
o Penyataan misi adalah Pernyataan jangka panjang mengenai tujuan yang membedakan sebuah bisnis dari perusahaan lain yang serupa.
o Peluang dan ancaman eksternal Peluang dan ancaman eksternal merujuk pada ekadaan ekonomi, sosial, buaya, demografi, lingkungan, politik, hukum, pemerintah, teknologi dan kecenderungan persaingan serta peristiwa yang dapat menguntungkan atau merugikan suatu organisasi secara signifikan di masa depan. Peluang dan ancaman sebagian besar di luar kendali organisasi, jadi disebut eksternal.
o Kekuatan dan kelemahan adalah Aktivitas dalam kendali organisasi yang prestasinya luar biasa baik atau buruk. Kekuatan dan kelemahan tersebut muncul dalam aktivitas manajemen, pemasaran,keuangan/akunting,produksi/operasi, penelitian dan pengembangan dan sistem informasi komputer suatu bisnis.
o Tujuan adalah Tujuan merumuskan apa yang akan diselesaikan dan kapan akan diselesakan dan sebaiknya diukur jika memungkinkan.
o Sasaran adalah Pernyataan terbuka yang berisi satu harapan yang akan diselesaikan tanpa perhitungan apa yang akan dicapai dan tidak ada penjelasan waktu penyelesaian.
o Strategi adalah
- Merupakan cara untuk mencapai sasaran jangka panjang.
- Rumusan peerncanaan komprehensif tentang bagaimana perusahaan akan mencapai misi dan tujuannya.
o Sasaran tahunan adalah Patokan jangka pendek yang harus dicapai oleh organisasi dalam rangka mencapai sasaran yang panjang.
o Kebijakan adalah
- Merupakan cara untuk mencapai sasaran tahunan. Kebijakan termasuk pedoman, peraturan,dan prosedur yang ditetapkan untuk emndukung usaha mencapai sasaran yang sudah dinyatakan.
- Kebijakan menyediakan pedoman luas untuk pengambilan keputusan organisasi secara keseluruhan
- Kebijakan juga merupakan pedoman luas yang menghubungkan perumusan startegi dan implementasi.
o Implementasi strategi adalah Proses di mana manajemen mewujudkan strategi dan kebijakannya dalam tindakan melalui pengembangan program, anggaran dan prosedur.
o Program adalah Pernyataan aktivitas-aktivitas atau langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan perencanaan sekali pakai.
o Anggaran adalah Program yang dinyatakan dalam bentuk satuan uang, setiap program akan dinyatakan secara rinci dalam biaya, yang dapat digunakan oleh manajemen untuk merencanakan dan mengendalikan.
o Prosedur adalah Sistem langkah-langkah atau teknik-teknik yang berurutan yang menggambarkan secara rinci bagaimana suatu tugas atau pekerjaan diselesaikan.
o Evaluasi dan pengendalian adalah Proses yang melaluinya aktivitas-aktivitas perusahaan dan hasil kinerja dimonitor dan kinerja sesungguhnya dibandingkan dengan kinerja yang diinginkan.
MENILAI FAKTOR EKSTERNAL
Lingkungan eksternal terdiri dari variabel-variabel (kesempatan dan ancaman) yang berada di luar organisasi dan tidak secara khusus ada dalam pengendalian jangka pendek dari manajemen puncak.
Pengamatan/audit lingkungan (Hunger,2003:113) adalah pemantauan, pengevaluasian, dan penyebaran informasi dari lingkungan eksternal kepada orang-orang kunci dalam perusahaan. Pengamatan lingkungan adalah alat manajemen untuk menghindari kejutan strategis dan memastikan kesehatan manajemen dalam jangka panjang.
Tujuan dari audit eksternal adalah
- Untuk mengembangkan daftar terbatas peluang yang dapat dimanfaatkan perusahaan dan ancaman yang harus dihindari.
- Mengenali variabel kunci yang menawarkan respon yang dapat dilakukan
Kekuatan eksternal dapat dibagi menjadi lima katagori besar :
1. kekuatan ekonomi yang mengatur pertukaran material, uang, energi dan informasi
2. kekuatan sosial, budaya, demografi dan lingkungan yang mengatur nilai-nilai, adat istiadat dan kebiasaan lingkungan
3. kekuatan teknologi yang menghasilkan penemuan pemecahan masalah
4. kekuatan pesaing, perusahaan memberikan perhatian pada persaingan yang ada dalam industrinya dan harus menilai pentingnya enam kekuatan kunci untuk sukses yaitu ancaman pendatang baru, persaingan di antara perusahaan yang telah ada, ancaman produk pengganti, bargaining power (kekuatan penawaran) pemasok, kekuatan penawaran pembeli, dan kekuatan relatif dari stakeholder yang lain.
Faktor strategis eksternal perusahaan (Hunger,2003:117) adalah isu-isu lingkungan strategis yang dianggap memiliki probabilitas tinggi untuk terjadi dan probabilitas tinggi untuk mempengaruhi perusahaan.
9 ciri dasar pemimpin yg efektif dan dicintai dan dihormati .
1. BERSIKAP ADIL
2 MAMPU MENDELEGASIKAN TUGAS
3 MEMPERCAYAI BAWAHANnYA
4. MAU MENDENGARKAN
5 BERANI MENGAMBIL KEPUTUSAN DAN TANGGUNG JAWAB.
6 TIDAK MENERIMA PUJIAN HANYA UNTUK DIRINYA SENDIRI.
7 MAMPU MENGENALI DAN MENGEMBANGKAN POTENSI BAWAHAN.
8 MAU MEMPERJUANGKAN KEPENTINGAN BAWAHAN.
9 MEMBERI TUGAS SESUAI DENGAN KAPASITAS BAWAHAN.
Dengan mendasarkan pada kerangka proses perumusan strategi maka dengan kerangka yang sama dapat dibuat evaluasi apakah suatu strategi yang telah disusun akan dan masih cocok untuk mencapai tujuan yang akan datang, didasarkan evaluasi perubahan faktor eksternal dan internal perusahaan. Apabila strategi yang sudah ada masih relevan maka dapat dilanjutkan tetapi apabila sudah tidak relevan lagi maka ini saatnya untuk mengembangkan strategi baru.
Proses Evaluasi dan Pengendalian Strategi
1.Menentukan apa yang akan diukur:
Manajer puncak dan manajer operasional perlu menetapkan proses implementasi dan hasil-hasil yang akan dipantau dan dievaluasi. Proses dan hasil harus dapat diukur dalam cara yang obyektif dan konsisten.
2.Menetapkan standar kinerja:
Standar yang digunakan unttilc mengukur kinerja merupakan ekspresi mendetail dari sasaran strategis. Standar adalah ukuran atas hasil kinerja yahg dapat diterima.
3.Mengukur kinerja aktual: Pengukuran harus dilakukan pada saat awal penentuan standar.
4. Membandingkan kinerja aktual dengan standar yang telah ditetapkan: Jika hasil aktual berada dalam rentang toleransi, proses pengukuran berhenti di sini.
5. Mengambil tindakan perbaikan:

Analisis SWOT
Mengidentifikasi dan menganalisis terhada kekuatan serta kelemahan organisasi dan peluang serta ancaman lingkungan sebagai bagian dari formulasi strategi6
Analisis lingkungan/ environmental analysisProses penilain lingkungan bisnis terhadappggppeluang serta ancaman.

Analisis Organisasional/ Organizational AnalysisOrganizational AnalysisProses menganalisis terhadap kekuatan gpserta kelemahan organisasi.
Rencana StrategisRencana yang mencerminkan keputusan mengenaialokasi sumber daya prioritas perusahaan danalokasi sumber daya, prioritas perusahaan, dantahap-tahap yang dibutuhkan untuk memenuhi sasaran strategis.
Rencana TaktisRencana TaktisRencana jangka pendek yang berhubunganRencana jangka pendek yang berhubungandengan penerapan aspek-aspek spesifik darirencana strategis suatu perusahaanrencana strategis suatu perusahaan.
Rencana OperasionalRencana yang menetapkan target jangka Rencana yang menetapkan target jangka pendek untuk kinerja harian, mingguan, atau bulanan.
Perencanaan KontingensiMengidentifikasi aspek-aspek suatu bisnis Mengidentifikasi aspek aspek suatu bisnis atau lingkungannya yang mungkin mengalami perubahan strategi.
Manajemen KrisisSuatu metoda organisasi dalam Suatu metoda organisasi dalam menghadapi keadaan darurat
Budaya Korporasi/ Corporate CulturepPengalaman, kisah, keyakinan, dan norma-norma yang mencirikan suatu organisasi.
BudayaKeefektifanBudayaOrganisasiKepemimpinanKeefektifanOrganisasiBudaya Organisasi sebagai pemediasi hubunganBudaya Organisasi sebagai pemediasi hubungankepemimpinan dengan keefektifan organisasi.

Visi Misi Dalam Manajemen Strategis Perusahaan
Misi sebuah organisasi adalah tujuan atau alasan mengapa organisasi itu bisa berjalan. Bagaimana visi dan mis dirumuskan? Pertama diawali oleh pengamatan lingkungan, perumusan strategi, implementasi strategi dan evaluasi dan pengendalian. Perumusan strategi adalah pengembangan rencana jangka panjang untuk manajemen efektif dari kesempatan dan ancaman lungkungan, dilihat dari kekuatan dan kelemahan perushaan. Perumusan strategi meliputi menentukan misi perusahaan, menentukan tujuan-tujuan yang dapat dicapai, pengembangan strategi dan penetapan pedoman kebijakan.
Visi dan misi yang baik bisaanya mendefinikian tujuan mendasar dan unik yang membedakan suatu perusahaan dengan perusahaan lain. Dan mengidentifikasi jangkauan operasi perusahaan daam produk yang ditawarkan dan pasar yang dilayani. Misi mengembangkan harapan pada karyawan dan mengkomunikasikan pandangan umum untuk kelompok pemegang saham utama dalam lingkungan kerja perusahaan. Misi memberitahukan siapa kita dan apa yang kita lakukan.

Pengertian Manajemen Strategis

Pengertian Manajemen Strategis
• Manajemen strategis menurut David (2002:5) adalah
Seni dan pengetahuan untuk merumsukan, mengimplementasikan and mengevaluasi keputusan lintas fungsional yang membuat organisasi mampu mencapai obyektifnya.
• Manajemen strategis menurut Hunger dan Wheelen (2003:4) adalah
Serangkaian keputusan dan tindakan manajerial yang menentukan kinerja perusahaan dalam jangka panjang.
Keputusan strategis berhubungan dengan masa yang akan datang dalam jangka panjang untuk organisasi secara keseluruhan dan mempunyai tiga karakteristik Hunger dan Wheelen (2003 :3) :
a. Rare : keputusan-keputusan strategis yang tidak biasa dan khusus, yang tidak dapat ditiiru.
b. Consequential : keputusan-keputusan strategis yang memasukkan sumber daya penting dan menuntut banak komitmen.
c. Directive : keputusan-keputusan strategis yang menetapkan keputusan yang dapat ditiru untuk keputusan-keputusan lain dan tindakan-tindakan di masa ang akan datang untuk organisasi secara keseluruhan.
Manfaat manajemen strategis
Manajemen strategis memungkinkan suatu organisasi untuk lebih proaktif ketimbang reaktif dalam membentuk masa depan sendiri, hal itu memungkinkan suatu organisasi untuk mengawali dan mempengaruhi aktivitas sehingga dapat mengendalikan tujuannya sendiri.
Manfaat manajemen strategis menurut David (2002:15) seperti :
a. membantu oganisasi membuat strategi yang lebih baik dengan menggunakan pendekatan yang lebih sistematis, logis, rasional pada pilihan strategis.
b. Merupakan sebuah proses bukan keputusan atau dokumen. Tujuan utama dari proses adalah mencapai pengertian dan komitmen dari semua manajer dan karyawan.
c. Proses menyediakan pemberdayaan individual. Pemberdayaan adalah tindakan memperkuat pengertian karyawan mengenai efektivitas dengan mendorong dan menghargai mereka untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dan atihan inisiatif serta imajinasi.
d. Mendatangkan laba
e. Meningkatkan kesadaran ancaman eksternal
f. Pemahaman yang lebih baik mengenai strategi pesaing
g. Meningkatnya produktivitas karyawan
h. Berkurangnya penolakan terhadap perubahan
i. Pemahaman yang lebih jelas mengenai hubungan prestasi penghargaan
Tahap-tahap dalam manajemen strategis
Manajemen strategi merupakan sebuah proses yang terdiri dari tiga kegiatan antara lain perumusan strategi, implementasi strategi dan evaluasi strategi.
1. Perumusan strategi terdiri dari kegiatan-kegiatan mengembangkan misi bisnis, mengenali peluang dan ancaman eksternal perusahaan, menetapkan kekuatan dan kelemahan internal, menetapkan obyektif jangka panjang, menghasilkan strategi alternatif dan memilih strategi tertentu untuk dilaksanakan
2. Implementasi strategi menuntut perusahaan untuk menetapkan obyektif tahunan, memperlengkapi dengan kebijakan, memotivasi karyawan dan mengalokasikan sumber daya sehingga strategi yang dirumuskan dapat dilaksanakan.
3. Evaluasi strategi adalah tahap akhir dalam manajemen strategis. Para manajer sangat perlumengetahui kapan strategi tertentu tidak berfungsi dengan baik, evaluasi strategi berarti usaha untuk memperoleh informasi ini. Semua strategi dapat dimodifikasi di masa depan karena faktor-faktor eksteral dan internal selalu berubah. Tiga macam aktivitas mendasar untuk mengevaluasi strategi adalah 1) meninjau factor-faktor eksternal dan internal yang menjadi dasar strategi yang sekarang, 2) mengukur prestasi, 3) mengambil tindakan korektif.Aktivitas perumusan startegi, implementasi dan evaluasi terjadi di tiga tingkat hirarki dalam organisasi yang besar, korporasi, divisi atau unit bisnis strategis, dan fungsional.
Hirarki strategi
Perusahaan bisnis multidivisional yang biasanya besar, memiliki tiga level strategi : korporasi, bisnis dan fungsional.
• Strategi korporasi mengambarkan arah perusahaan secara keseluruhan mengenai sikap perusahaan secara umum terhadap arah pertumbuhan dan manajemen berbagai bisnis dan lini produk untuk mencapai keseimbangan portofolio produk dan jasa.
• Strategi bisnis atau strategi bersaing, biasanya dikembangkan pada level divisi dan menekankan pada perbaikan posisi persaingan produk barang atau jasa perusahaan dalam industri khusus atau segmen pasar yang dialyani oleh divisi tersebut.
• Strategi fungsional menekankan terutama pada pemaksimalan sumber daya produktivitas. Dalam batasan perusahaan dan strategi bisnis yang berada di sekitar mereka, departemen fungsional mengembangkan strategi untuk mengumpulkan bersama-sama berbagai aktivitas dan kompetensi mereka guna memperbaiki kinerja.

Manajemen Strategik

Dimensi- dimensi Keputusan Strategik
• Membutuhkan keputusan manajemen puncak.
• Membutuhkan alokasi sumber daya perusahaan dalam skala besar.
• Mempengaruhi kesejahteraan perush dalam jangka panjang
• Berorientasi kemasa depan By : http://artincomputer.blogspot.com/
• Mempunyai konsekuensi multifungsional/ multibisnis
• Harus mempertimbangkan lingkungan eksternal
3 Tingkatan Manajemen Strategik
Corporate Level (Dewan Direksi, Presdir)
- Merumuskan visi dan misi perusahaan
- Analisis internal dan eksternal
- Analisis pilihan-pilihan strategik
Business Level (Direktur, Direks, GM)
- Menyusun rencana jangka panjang
- Merumuskan Grand Strategy
Functional Level (Manager)
- Menyusun rencana jangka pendek
- Merumuskan strategi fungsional dan implementasi
Manfaat Manajemen Strategik
 Memperkuat kemampuan perusahaan mencegah masalah
 Formulasi keputusan berdasarkan kelompok menghasilkan pilihan strategi terbaik
 Mempertinggi motivasi SDM
 Mengurangi tumpang tindih kegiatan
 Penolakan terhadap perubahan berkurang
Alam Bawah Sadar menjalankan super program, menghasilkan out-put :
• Sukses Bisnis
• Citra Diri dan Perusahaan
• Nasib Perusahaan

Spiritual Quotient
Kemampuan memberi makna puncak spiritual (ultimate meaning) bersumber dari suara hati ilahiah (fitrah) dan menjadikan Tuhan sebagai pusat orbit dan kita senantiasa berada di garis orbit- Nya.
External Environmental Analysis
Scanning Identifying early signals of environmental changes and trends
Monitoring Detecting meaning through ongoing observations of environmental changes and trends
Forecasting Developing projections of anticipated outcomes based on monitored changes and trends
Assessing Determining the timing and importance of environmental changes and trends for firms' strategies and their management

  © Free Blogger Templates Columnus by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP